Powered by Blogger.
RSS

Musik Terbaru 2012

5  Lagu  TerBaru 2012 :
1. Krispatih
2. Ungu
3. Kangen Band
4. Oppa GangNam Style
5. SUFFLE

Terima Kasiih :D
Baca Selengkapnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Link B***P 2012

Baca Selengkapnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Biografi Kurt Cobain - Musisi Terkenal

Biografi Kurt Cobain - Musisi Terkenal


Kurt CobainKurt Cobain terlahir dari broken home terutama ketika kedua orang tuanya bercerai saat ia berumur 8 tahun. Kurt menjadi pemurung, dan sering menyendiri. Ia menulis di tembok kamarnya “ I hate mom”, I hate Dad”, Dad hates mom, mom hate dad, it simply makes you want to be sad. Sejak itu Kurt tak betah di rumah dan sering keluyuran. Talenta musiknya terasah sejak kecil. Tahun 1975 kurt kecil pernah ikut les drum dan jarang pulang. Saat ulang tahunnya ke 14 ia dibelikan gitar oleh pamannya. Gitar itu terus dimainkan siang dan malam. Ia amat fasih memainkan lagu Stairway milik Led Zappelin, another one bites to dust milik queen. Melihat Kurt keranjingan main gitar ibunya sangat khawatir hingga menyuruhnya berhenti main gitar namun nasehat ibunya tak dihiraukannya.

Kegilaan Kurt dengan musik sampai membuatnya keluar dari sekolah dan diusir ibunya dari rumah. Kurt terus keluyuran tiap malam, bergabung dengan komunitas musik, hingga sampai tidur di kolong jembatan, kelaparan hingga mencari makan dengan memancing ikan di sungai. Suatu hari Kurt menceritakan kepedihannya ini dengan lagu populernya Something In The Way.

Kurt memiliki sifat pendiam, susah berkomunikasi, mempunyai sifat menutup diri sehingga ia sulit menemukan partner band. Ia baru menemukan partner setelah bertemu Cris Novoselic. Bersama Cris ia mencari partner lain dan akhirnya bertemu Dave Grohl. Ketiga remaja ini kemudian membentuk band Nirvana. Mereka bertiga adalah pemusik idealis yang tak menghiraukan aliran musik, pakem pembuatan lirik, atau aransemen musik. Mereka mengalir seperti kata hati nuraninya. Lagu-lagunya pun banyak bercerita tentang pemberontakan, pemberontakan sosial, dan kepedihan hidup.

Biografi Kurt Cobain
Nirvana terus melejit seperti meteor dalam dunia musik internasional setelah menerbitkan album pertama mereka bertajuk “Bleach”, bahkan album Nevermind mendapatkan penghargaan doble platinum. Kurt dan Nirvana akhirnya terus berkeliling kota-kota besar di Amerika dan Eropa untuk promosi album. Sambutan khalayak di dunia di luar dugaan. Nirvana dan Kurt menjadi idola baru anak-anak muda di Eropa dan Amerika, jadwal konser, pembuatan video klip dan semua kesibukannya sebagai superstar membuat Kurt justru depresi. Ia menginginkan hidup secara wajar, bebas tanpa tekanan, namun yang terjadi justru sebaliknya. Mereka dikejar-kejar penggemar, jadwal konser, jadwal promosi, pembuatan video klip sebagai tuntutan bisnis dari perusahaan rekaman. Album-album Nirvana meledak di seantero dunia. Gaya berpakaian, cara bermusik, aliran musik mereka di contek abis oleh remaja di Amerika dan Eropa. Kurt akhirnya kecanduan heroin yang semula digunakan untuk menahan rasa sakit akibat maag kronis dan penyakit sciolisis yang dideritanya sejak lama. Kurt berkali-kali masuk program rehabilitasi narkoba.

Puncak depresi Kurt terjadi saat Kurt Cobain pingsan ketika konser di Munich Jerman tanggal 1 Maret 1994. Sejak meninggalkan rumah sakit tanggal 8 Maret 1994 Kurt sering melakukan percobaan bunuh diri hingga istrinya meminta bantuan polisi untuk mengawasinya. Tanggal 1 April 1994 Kurt kembali masuk di panti rehabilitasi narkoba. Ia kemudian kabur dari tempat tersebut tanggal 2 April 1994. Polisi akhirnya turun tangan mencari keberadaan Kurt, baru pada tanggal 8 April 1994 seorang montir listrik menemukan Kurt di garasi rumahnya dengan keadaan sudah meninggal.

Sebuah Ilustrasi Kurt Cobain Sebelum Bunuh Diri

Sebelum fajar, Kurt Cobain terbangun ditempat tidurnya. Televisi menyala, menyiarkan acara MTV tetapi tanpa suara. Dia berjalan menuju stereo setnya dan menyetel "Automatic for the People" dari REM, lalu menyalakan sebatang Camel Light dan membaringkan diri ditempat tidur dengan mendekap sebuah kertas ukuran besar dan sebuah pena merah di dadanya. Dalam waktu singkat kertas kosong itu mampu menggugah niatnya untuk menulis, menulis kata-kata yang telah dibayangkannya selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, bertahun-tahun dan bahkan beberapa dekade lamanya, namun dia tidak segera menulis karena kertas besar itu terlihat kecil baginya, terbatas. Sebenarnya dia sudah menulis surat pribadi yang panjang untuk istri dan anak perempuannya yang diletakkan di bawah salah satu dari bantal-bantal yang beraroma parfum Courtney.

Biografi Kurt Cobain
“Kamu tahu, aku mencintaimu. Aku mencintai Frances. Aku minta maaf. Tolong jangan ikuti aku. Maaf, maaf, maaf, (berulang kali ia menuliskan kata “maaf” sehingga memenuhi kertas) maafkan aku. Aku akan selalu ada (dicoret) - Aku akan melindungimu. Aku tak tahu kemana aku akan pergi. Tapi aku tak bisa tinggal lebih lama disini.”

Untuk Boddah

Karena ditulis oleh seorang tolol kelas berat yang jelas-jelas lebih pantas menjadi seorang pengeluh yang lemah dan kenakak-kanakan, surat ini seharusnya mudah dimengerti. Semua peringatan dari pelajaran-pelajaran punk rock selama bertahun-tahun. Setelah perkenalanku dengan – mungkin bisa dibilang – nilai-nilai yang terikat dengan kebebasan dan keberadaan komunitas kita ternyata terbukti sangat tepat. Sudah terlalu lama aku tidak lagi merasakan kesenangan dalam mendengarkan dan juga menciptakan lagu sama halnya seperti ketika aku membaca dan menulis. Tak bisa dilukiskan lagi betapa merasa bersalahnya aku atas hal-hal tersebut. Contohnya, sewaktu kita bersiap di belakang panggung dan lampu-lampu mulai dipadamkan dan penonton mulai berteriak histeris, hal itu tidak mempengaruhiku, laiknya Freddie Mercury, yang tampaknya menyukai, menikmati cinta dan pemujaan penonton. Sesuatu yang membuatku benar-benar kagum dan iri. Masalahnya, aku tak bisa membohongi kalian. Semuanya saja. Itu tidak adil bagiku ataupun kalian. Kejahatan terbesar yang pernah aku lakukan adalah menipu kalian dengan memalsukan kenyataan dan berpura-pura bahwa aku 100 persen menikmati saat-saat diatas panggung. Kadang aku merasa bahwa aku harus dipaksa untuk naik keatas panggung. Dan aku sudah mencoba sekuat tenaga untuk menghargai paksaan itu, sungguh, Tuhan percayalah kalu aku sungguh-sungguh melakukan itu, tapi ternyata itu tidak cukup. Aku menerima kenyataan bahwa aku dan kami telah mempengaruhi dan menghibur banyak orang. Tapi, aku hanya seorang narsis yang hanya mmenghargai sesuatu jika sesuatu itu sudah tidak ada lagi. Aku terlalu peka. Aku butuh sedikit rasa untuk bisa merasakan kembali kesenangan yang kupunya ketika kecil. Dalam tiga tur terakhir kami, aku mempunyai penghargaan yang lebih baik terhadap orang-orang, baik dalam kapasitasnya sebagai pribadi maupun sebagai penggemar, tapi aku tetap tidak bisa lepas dari rasa frustasi, perasaan bersalah pada diriku sendiri, dan empatiku pada semua orang. Semua orang punya sisi baik dan milikku adalah bahwa aku terlalu mencintai orang-orang. Saking cintanya itu membuatku merasa sangat sedih. Aku adalah Jesus man, seorang Pisces yang lemah, peka, tidak tahu terimakasih, dan sedih. Kenapa kamu tidak menikmatinya saja ? tidak tahu. Aku punya istri yang bagaikan dewi yang berkeringat ambisi dan empati dan seorang putri yang mengingatkanku akan diriku sendiri dimasa lalu. Penuh cinta dan selalu gembira, mencium siapa saja yang dia temui karena menurutnya semua orang baik dan tidak akan menyakitinya. Itu membuatku ketakuta sampai-sampai aku tidak bisa melakukan apa-apa. Aku tidak bisa membayangkan Frances tumbuh mennjadi rocker busuk yang suka menghancurkan diri sendiri dan menyedihkan seperti aku sekarang. Aku bisa menerimanya dengan baik, sangat baik, dan aku bersyukur, tapi aku telah mulai membenci semua orang sejak aku berumur tujuh tahun. Hanya karena mereka terlihat begitu mudah bergaul, dan berempati, empati ! Kupikir itu disebabkan karena cinta dan perasaanku yang terlalu besar pada orang-orang. Dari dasar perut mualku yang serasa terbakar, aku ucaokan terimakasih atas surat dan perhatian kalian selama ini. Aku hanyalah seorang anak yang angin-anginan dan plin plan! Sudah tidak ada semangat yang tersisa dalam diriku. Jadi ingatlah, lebih baik terbakar habis daripada memudar. Damai, cinta, empati. Kurt Cobain.
Frances dan Courtney, aku akan berada di altar kalian
Kumohon teruslah hidup Courtney

untuk Frances
untuk hidupnya yang akan lebih bahagia
tanpa aku. AKU CINTA PADAMU. AKU CINTA PADAMU.

Meski berat baginya untuk menulis surat pertama tadi, dia tahu surat kedua yang akan ditulisnya akan sama pentingnya dan dia harus berhati-hati memilih kata-katanya. Lalu dia menulis judul surat itu - “To Boddah” – nama teman khayalannya sewaktu kecil. Dia menggunakan huruf-huruf kecil yang ditulis dengan sangat berhati-hati dan menulis semuanya dalam suatu kesatuan tanpa mengindahkan tanda baca. Dia menyusun kata-katanya secara cermat, untuk memastikan kata-katanya jelas dan mudah dimengerti.

Biografi Kurt Cobain
Setelah selesai menulis surat, dimasukkannya kedalam saku dan dia bangkit dari tempat tidurnya dan mengambil tas nilon berisi senapan, sekotak peluru dan sebuah kotak cerutu berisi heroin dari lemari bajunya. Dengan perlahan dia berjalan menuruni Sembilan belas anak tangga yang lebar. Akan ada banyak darah, banyak sekali darah dan kengerian yang tidak dia inginkan untuk terjadi didalam rumahnya, karena dia tidak ingin menghantui rumahnya dan meninggalkan anak perempuannya dengan mimpi buruk seperti mimpi-mimpi yang pernah dialaminya.

Kurt melewati dapur, mengambil sekaleng root beer. Dia membuka pintu menuju halaman belakang dan berjalan melewati teras kecil, berjalan dengan santai menuju rumah kaca yang berjarak 20 langkah, menaiki tangga kayu dan membuka pintu menuju taman. Dia duduk di lantai bangunan satu ruangan itu, mengamati keadaan dari pintu depan. Layaknya seorang sutradara hebat, dia sudah merencanakan hal ini sampai pada detail terkecil sekalipun, sudah banyak gladi besih (percobaan bunuh diri) yang dia lakukan beberapa tahun belakangan. Lalu dia mengambil surat dari sakunya, masih ada sedikit ruang tersisa disitu. Dia meletakkannya di lantai dan menulis dengan huruf yang lebih besar - “Kumohon teruslah hidup Courtney, untuk Frances, untuk hidupnya yang akan lebih bahagia tanpa aku. Aku cinta padamu. Aku cinta padamu.” – untuk mengakhiri suratnya.

Dia mengeluarkan senapan dari tasnya. Lalu dia pergi ke wastafel untuk mengambil sedikit air untuk memasak heoinnya lalu duduk kembali. Dia mengeluarkan kotak berisi 25 butir peluru, membuka dan mengambil 3 butir, memasukkannya kedalam magasin, mengokangnya, lalu melepas pengamannya. Dia menghisap Camel Lightnya yang terakhir dan meminum beberapa teguk root beer. Lalu Kurt mengambil plastic kecil berisi heroin pada kotak cerutunya, heroin jenis black tar ala Meksiko seharga 100 dolar – sebuah jumlah heroin yang banyak. Dia mengambil setengahnya, seukuran penghapus pensil, dan meletakkannya diatas sendik.

Secara cermat dan sangat ahli Kurt menyiapkan heroin dan alat suntiknya, menyuntikkannya diatas siku. Dia meletakkan alat-alat itu kembali dalam kotak dan merasakan dirinya melayang. Kurt menyingkirkan peralatannya, melayang ringan dan makin ringan lagi, sementara nafasnya justru semakin berat. Dengan kekuatan yang tersisa Kurt mengambil senapan yang berat dan mengarahkannya kelangit-langit mulutnya, pelatuknya juga tidak kalah berat dari senapannya. Ini mungkin akan sangat keras dia sangat yakin akan hal itu. Dan kemudian dia pergi.

download MP3 nyaa
Baca Selengkapnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

6 Keuntungan Bermain Piano Bagi Vokalis

6 Keuntungan Bermain Piano Bagi Vokalis


Saya selalu menganjurkan vokalis untuk bisa memainkan alat harmoni khususnya piano. Tidak perlu bisa bermain seperti seorang pianis, tetapi cukup sampai bisa mengiringi diri sendiri. Ada beberapa keuntungan yang bisa diraih dari kemampuan bermain piano, maka dari itu mahasiswa vokal di mana-mana biasanya wajib mengambil kelas minor piano. Berikut ini beberapa keuntungan tersebut.

#1 Melatih pendengaran dan pitch
Suara manusia tidak dituning seperti alat musik. Dengan bermain piano, telinga kita akan terbiasa dengan tuning standar, dan memperkecil kemungkinan menyanyi fals.

#2 Melatih sense of harmony
Suara manusia adalah single line melody instrument. Artinya suara kita sendiri tidak bisa membentuk kord. Dengan bermain piano, sense of harmony kita akan terlatih. Minor, major, diminished, dsb akan tergambar dengan jelas. Sangat membantu dalam berimprov, adlibs, dan aransemen pecah suara.

#3 Memperdalam pengetahuan teori
Dengan bermain piano mau tidak mau kita belajar tentang bagaimana membangun kord, apa itu inversi, interval, dsb. Apalagi tuts piano yang berjejer di depan mata, ada hitam dan putih, tidak seperti gitar sehingga secara visual jelas.

#4 Memudahkan proses kreatif
Banyak penyanyi yang menulis lagu hanya melodi saja dan harus tergantung kepada seorang pianis untuk menentukan harmoni dan kord. Dengan bermain piano kita memiliki kebebasan dalam menulis.

#5 Bisa mengajar tanpa bantuan
Seorang guru vokal sebaiknya bisa mengiringi muridnya. Walau dalam pengajar kadang ditemani pianis, paling tidak jika pianisnya berhalangan tidak menjadi masalah bagi guru tsb.

#6 Bisa memberi arahan yang jelas pada band pengiring
Seorang vokalis juga harus mampu menjadi band leader karena bagaimanapun dia harus diiringi musisi lain. Dengan bermain piano vokalis memiliki bahasa yang sama dengan pemain instrumen sehingga memudahkan komunikasi.
Jika anda belum bisa bermain piano, mulailah belajar, it’s totally worth the effort. Dan tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar. Selamat berlatih! :-)
Baca Selengkapnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Rahasia Cara Mengetahui Sifat Seseorang Dari Musik

Rahasia Cara Mengetahui Sifat Seseorang Dari Musik

Klik Disini Lebih Lanjut
Cara Mengetahui Sifat Seseorang Dari Musik Merupakan salah satu Trik/tips yang digunakan oleh beberapa orang untuk mencari tahu sifat seseorang dengan memperhatikan musik apa saja yang disukainya. Sedikit informasi ,Musik adalah Kumpulan Suara-suara atau bunyi yang indah dan mempunyai irama-ritme serta dinamis. Hampir seluruh orang suka mendengarkan musik. Musik sendiri dalam perkembangannya hingga saat ini mempunyai beberapa aliran. Musik Sudah ada sejak lama dahulu Nenek moyang kita didunia ini dan saya belum mengetahui kapan musik itu muncul dan siapa pelopornya.
 Cara Mengetahui Sifat SeseoNamun intinya Ternyata melalui musik juga kita bisa digunakan untuk mengetahui karakter atau sifat seseorang berdasarkan musik yang disukainya.  Nah… kali ini Penulis Super akan berbagi cara mengetahui sifat seseorang lagi yang sebelumnya sudah ada cara mengetahui sifat seseorang dari tulisan tangannya.
Berikut Cara-cara untuk mengetahui sifat dan karakter seseorang dari musik kesukaannya :
1.Pop Mellow
Karakter dan sifat orangnya Santai (Enjoy), tidak suka cari perhatian, cinta damai, cenderung santai dan gak terlalu ambisius.
2.Tembang Lama
Karakter dan sifat Orangnya sederhana gak terlalu peduli pada penampilan atau fashion, gak suka jadi pusat perhatian, berpikir konserfatif.
3.Dangdut
Karakter dan sifat Orangnya sederhana suka hal-hal yang seru dan asik, tidak berpikir rumit, cenderug menghindari masalah terkadang lari dari masalah.
4.Jazz
Karakter dan sifat Orang yang senang mencari sesuatu yg baru atau petualang, nyentrik dan fresh. Orang yang kalem tapi punya jiwa petualang yang tinggi. Terkadang tidak memperhatikan aturan-aturan dan melanggarnya.
5.Reggae
Karakter dan sifat Tipe orang yang suka musik reggae tergolong yang paling nyentrik, Suka sesuatu yang santai. Suka membuat keramaian dan kegaduhan dengan menjadi pusat perhatian itu sendiri.Cara Mengetahui Sifat Seseorang Dari Musik
6.Classic
Karakter orangnya suka kedamaian, penyendiri, pendiam, gak terlalu suka bergaul dan biasanya cerdas.
7.Classic Rock
Walaupun kayaknya orang ini keras dan agak kasar, sebenarnya dia lemah lembut. Ga suka kekerasan, cinta damai, suka mendam perasaaannya sendiri. Keras dan ambisius, tapi tahu kapan harus berhenti berusaha.
8.Heavy Metal
Karakter orangnya suka kekerasan, kemauannya harus dituruti, ga segan-segan memakai cara apapun untuk mencapai tujuan
9.Pop Modern
Karakter orangnya ada di tengah-tengah.Ga keras ,ga juga lmbut,terus ga suka jadi pusat perhatian , tapi terkadang cari perhatian.Pokoknya golongan ini di tengah-tengah..
Itulah beberapa uraian tentang cara mengetahui karakter dan sifat seseorang berdasar musik yang disukainya. dan perlu diketahui cara ini belum pasti tepat dan akurat, jangan terlalu berpedoman pada cara ini.
Baca Selengkapnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Music Education

Music Education

"THE PIANIST" (2002)
 MOVIE RECOMMENDATION 
"THE PIANIST" adalah sebuah film yang diproduksi pada tahun 2002 yang disutradarai oleh Roman Polanski.
Film ini diinspirasi dari sebuah memoir karangan Wladyslaw Spilzman (Adrien Brody), seorang pianis Yahudi Polandia. Film ini juga mendapatkan anugerah Palme d'Or di Festival Film Cannes. Dan juga mendapatkan Penghargaan Oscar.

SINOPSIS

 
Wladyslaw Spilzman (Adrien Brody) adalah seorang pianis Yahudi Polandia yang terkenal, bekerja di Radio Polandia. Pada bulan September tahun 1939, stasiun radio dibom oleh serangan Nazi Jerman. Dia pulang kampung dan menyadari bahwa Inggris dan Perancis menyatakan perang terhadap Jerman. Dia pun percaya kalau perang akan selesai secepatnya dan keluarganya pun bahagia. Sebagai seorang musisi, Spilzman berpikir ia tetap bisa bekerja sebagai pemain piano di restoran, karena seorang artis masih dihormati.
 
Tetapi ketika pendudukan Nazi di Polandia semakin mendesak, keluarga Yahudi diwajibkan untuk membatasi jumlah uang, memakai ikat tangan berlambang Bintang Daud, dan pada tahun 1940, Nazi pun menyerang Ghetto (Perkampungan) Yahudi di Warsawa. Mereka pun menghadapi teror, kelaparan dan kematian di situ. Sebagian dari mereka pergi ke kamp konsentrasi di Treblinka. Keluarganya terpilih untuk dideportasi ke kamp konsentrasi Jerman. Untungnya, Wladyslaw Splizman selamat dari sweeping Yahudi berkat bantuan seorang perwira Jerman yang bekerja di Polisi Yahudi. Walaupun begitu, dia terpisah dari keluarganya. Dia pun bertahan sendiri.
Sewaktu hidup dalam persembunyian, ia menyaksikan banyak kekejaman pasukan SS (Schutzstaffel), seperti pembunuhan berantai, dan pembakaran massal. Spilzman juga menyaksikan penyerangan terhadap Ghetto Warsawa, dimana para Yahudi berusaha mempertahankan Ghetto-nya, tapi mereka pun kalah dari SS yang kekuatannya lebih besar.
Satu tahun berlalu dan kehidupan di Warsawa serasa hidup di kota hantu. Pada saat itu, Spilzman nyaris mati karena sakit dan kekurangan makanan. Setelah semua penduduk Polandia kabur, dan semua prajurit SS mundur dari Warsawa karena serangan Soviet, Spilzman pun sendiri.
Menolak untuk menghadapi kematian, Wladyslaw pergi bersembunyi di sebuah apartemen nyaman yang disediakan oleh teman. Namun, ketika dia dermawan hilang, Wladyslaw dibiarkan mengurus dirinya sendiri dan dia menghabiskan beberapa tahun ke depan gagah dari satu rumah ke yang lain ditinggalkan, putus asa untuk menghindari penangkapan oleh tentara pendudukan Jerman.
Dia pun mencari makanan dari rumah yang tidak dibom, dan ketika itu, dia menyadari bahwa dia sedang dilihat oleh seorang perwira Jerman bernama Kapten Wilhelm Hosenfeld (Thomas Kretschmann). Dia menyuruh Spilzman untuk memainkan lagu di piano. Akhirnya, Spilzman memainkan lagu Chopin "Ballade in G minor". Dia pun menyuruh Spilzman agar tidak bersembunyi. Setelah itu, Hosenfeld mengirim makanan kepada Spilzman, walaupun Spilzman seorang Yahudi. Ternyata memang Hosenfeld tidak tahu identitas Spilzman sebagai seorang Yahudi.
Beberapa minggu kemudian, tentara Jerman mundur dari Warsawa karena serangan Soviet. Sebelum berpisah, Hosenfeld bilang pada Spilzman bahwa namanya dalam Bahasa Jerman adalah Spielmann, yang arinya orang yang selalu bermain (player). Hosenfeld memberinya mantel (overcoat) tentara Jerman. Ketika pasukan Polandia mencapai Warsawa, mereka menemui Spilzman dan mereka mengiranya pasukan Jerman. Mereka pun menembak, tapi Spilzman mengatakan bahwa ia Yahudi dan tembakan pun berhenti. Ketika ditanya, mengapa memakai mantel tentara Jerman, dia hanya bilang "Saya kedinginan".
Ketika sebuah kamp konsentrasi dibebaskan oleh pasukan Soviet, Kapten Hosenfeld tertangkap disana. Kapten Wilm Hosenfeld pun meminta pembelaan dari Spilzman. Sayangnya, Spilzman datang terlambat ke kamp konsentrasi itu karena Hosenfeld sudah dibawa pergi ke Soviet. Film pun berakhir dengan konser Spilzman di Warsawa yang membawakan lagu Chopin "Grande Pollonaise Briliante in E flat major".
"The Pianist" didasarkan pada riwayat dengan nama yang sama dengan kehidupan nyata Wladyslaw Szpilman, buku ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1946 sebagai "Death of a City", tetapi dilarang oleh pejabat Komunis Polandia dan baru naik cetak pada tahun 1998, edisi ini dikeluarkan dengan judul "The Pianist".
Baca Selengkapnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mike Portnoy: ‘Fans Indonesia, Saya Sudah Tidak di Dream Theater dan Avenged Sevenfold’

Mike Portnoy: ‘Fans Indonesia, Saya Sudah Tidak di Dream Theater dan Avenged Sevenfold’

Mike Portnoy at Ottawa Bluesfest 2010.
Mantan drummer Dream Theater dan Avenged Sevenfold, Mike Portnoy, terpaksa harus menjelaskan kembali kepada para penggemarnya yang berada di Indonesia bahwa ia sudah tidak bergabung dengan kedua band tersebut.
Beberapa minggu yang lalu, saat Dream Theater akan tampil di Jakarta, masih banyak penggemar Dream Theater di Indonesia yang menyangka Mike Portnoy akan ikut tampil bersama band yang ikut ia dirikan tersebut.
Saat Avenged Sevenfold membatalkan konsernya di Pantai Carnival Ancol, Jakarta, pada Selasa (1/5) kemarin, ternyata masih banyak penggemar Mike Portnoy yang mengira bahwa ia juga ikut dalam rombongan Avenged Sevenfold ke Indonesia.
“Halo Indonesia, saya tidak tahu sudah berapa banyak cara berbeda atau berapa kali saya menulis ini: saya sudah tidak bersama dengan Dream Theater atau Avenged Sevenfold. Dan sudah tidak tergabung sejak 2010!,” tulis Portnoy di fanpage resmi miliknya di Facebook.
Dalam pernyataan tersebut, Portnoy juga mengaku sudah mendengar kabar tentang pembatalan konser Avenged Sevenfold di Jakarta.

“Saya minta maaf tidak berada disana dengan Dream Theater bulan kemarin dan saya tidak ada ada hubungannya dengan pembatalan konser Avenged Sevenfold hari ini (saya ikut menyesal mendengar kabar tersebut),” tulisnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Portnoy akan mengadakan konser di Indonesia dengan beberapa musisi andal. Seperti Billy Sheehan, bassis ternama yang bermain untuk Mr. Big, Tony MacAlpine, gitaris solo yang pernah bermain dengan Steve Vai, dan yang terakhir adalah Derek Sherinian, mantan kibordis Dream Theater yang juga menjalankan tur dan rekaman untuk Alice Cooper, Billy Idol, Yngwie Malmsteen, Kiss, dan Alice in Chains.
Rencana konser Portnoy akan tampil di Jakarta pada 11 November 2012 tersebut langsung diungkapkannya melalui akun Twitter miliknya, @MikePortnoy. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui siapa promotor konser tersebut.



Mike Portnoy Sakit Hati Dream Theater Masuk Grammy

Meski Grammy Awards sudah lewat namun menyimpan rasa kecewa yang dalam bagi drumer super, Mike Portnoy. Dia merasa jika nominasi yang ditujukan kepada mantan bandnya Dream Theatertelah melukai perasaanya.
Saat berbicara dalam sebuah wawancara radio New York, WBAB baru-baru ini, Mike mengatakan jika dia merasa sakit hati ketika mendengar kabar Dream Theater dinominasikan. Pasalnya nominasi yang ia tunggu sepanjang karirnya ini muncul setelah setahun ia meninggalkan band ini.
“Dalam pribadi saya, hal ini sangat menghancurkan hatiku. Namun dalam posisi profesional saya sangat senang dengan kabar ini. Ini suatu penantian yang panjang, ini seharusnya terjadi bertahun-tahun yang lalu,” ujarnya.
Wajar saja jika Mike merasa sedih hatinya. Pasalnya selama dia merintis band ini mulai dari awal hingga dikenal oleh semua orang namun saat hal yang paling ditunggu seperti penghargaan ini dia tidak menjadi bagian dari band ini.
Meski sakit hati, namun drummer yang pernah mengisi di Avenged Sevenfold ini tak ingin kelihatan getir atau pahit menghadapi kabar ini. Mike mengaku bahwa saat masih di band dulu dia tak memperdulikan mengenai nominasi di Grammy
“Saya tidak ingin kelihatan sedih. Sebenarnya saat selama bertahun-tahun di band saya tidak pernah mempedulikan mengenai Grammy. Bagi Saya Grammy seperti guyonan bagi saya,” paparnya.
Michael Stephen "Mike" Portnoy (born...
Baca Selengkapnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS